Prajurit Batalyon Zeni 2 Marinir Laksanakan LPK TW.IIII TA.2021 Problem Perusakan.

Pasmar2 (Surabaya),- Para prajurit Batalyon Zeni 2 Mar (Yonzeni 2 Mar) yang tergabung dalam Tim Demolisi melaksanakan Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) dengan materi perusakan menggunakan bahan peledak yang di laksanakan di sekitar Batalyon Zeni 2 Mar Ksatrian Sutedi Senaputra Karangpilang, Surabaya, Jumat (20/08/2021).

Dalam kegiatan latihan ini diawali dengan pemberian pengetahuan dasar karakteristik bahan peledak dan rumus-rumus perusakan terhadap sasaran kayu, besi dan beton bertempat di garase Kompi Zikont, dilanjutkan dengan praktek pemasangan bahan peledak di sasaran. Bahan peledak yang digunakan dalam LPK kali ini adalah bermacam-macam jenis TNT serta ukuran beratnya, Sumbu peledak dan bahan peledak C4.

Disini para prajurit Yonzeni 2 Mar berlatih dan diajarkan cara mengukur sasaran serta menghitung kebutuhan bahan peledak yang akan digunakan untuk memotong pohon (rintangan abatis), memotong besi (kontruksi jembatan) dan beton (kubu-kubu musuh) yang bertujuan untuk menghacurkan serta menghambat gerak maju musuh.

Latihan perusakan dengan bahan peledak ini merupakan salah satu fungsi Zeni yaitu Destruksi dalam rangka menghancurkan sasaran-sasaran musuh dan memberikan mobilitas kepada satuan infanteri kawan untuk merebut serta menguasai tumpuan pantai pada pelaksanaan Operasi Amphibi.

Danyon Zeni 2 Mar Letkol Marinir Eko Puji S, M.M, S.H, M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa, “Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) TW.III TA.2021 Yonzeni 2 Mar dengan materi Perusakan dengan bahan peledak ini merupakan salah satu cara untuk mengasah kemampuan dan keterampilan prajurit Zeni agar mahir serta profesional dibidang perusakan dengan bahan peledak, yang meliputi cara menghitung kebutuhan bahan peledak yang akan digunakan dan cara memasang bahan peledak pada sasaran, sehingga diharapkan tugas-tugas Demolisi yang diberikan selalu berhasil, sukses serta aman.”

Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) Yonzeni 2 Mar ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan memakai masker dan menjaga jarak

Related posts

Leave a Comment